Menurut Anggota Tim Pakar Percepatan Penanganan Covid-19 Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Hidayatullah Muttaqin, SE., MSI., Pg.D, tren peningkatan sejak minggu kedua Bulan Nopember mengindikasikan dampak liburan panjang yang diharapkan pemerintah bisa menggerakkan ekonomi.

“Tetapi daya dorong terhadap perekonomian sangat lemah, sebaliknya daya ledak kasus positif Covid-19 yang baru cukup tinggi,” kata Muttaqin, Sabtu (28/11/2020).

Ia menilai, strategi pemerintah dalam penanganan pandemi dengan mengambil jalan tengah antara mempertahankan aspek ekonomi di tengah masa pandemi masih tidak efektif.

Selain samping liburan panjang, mobilitas penduduk yang tidak terkendali dan berbagai peristiwa yang menciptakan kerumunan pada Bulan Nopember juga diyakininya menjadi pendorong pertumbuhan Covid-19 di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir.

Selengkapnya di BanjarmasinPost.co.id

Published On: 27 September 2021Categories: MediaTags: , ,

MENU

KOMENTAR DI MEDIA

GRAFIK

INFOGRAFIS