Sebuah gubuk di muara Sungai Kuin Kacil

Menyusuri sungai di pinggiran Kota Banjarmasin yang masih terjaga kealamian dan suasana hutan rawa cukup mengasikkan. Dari sungai, anda dapat melihat pohon rumbia, buah rambai, sawah, termasuk rumah penduduk yang menghadap sungai.

Bagi yang sudah pernah wisata susur sungai ke daerah Kuin Kacil dan pulau Bromo di Kota Banjarmasin, tentu pernah melihat sebuah gubuk di pinggir muara Sungai Kuin Kacil [buka lokasi di Google Maps]. Pemandangan gubuk ini cukup menarik, setidaknya buat saya sendiri sebagai obyek foto.

Jika anda ingin melakukan trip wisata ini, anda bis memulainya dari dermaga Siring Piere Tendean yang terletak di seberang Mesjid Raya Sabilal Muhtadin. Khusus rute ke Kuin Kacil, and perlu menyewa sebuah kelotok dengan tarif antara Rp300.000-Rp400.000,-. Waktu terbaik untuk susur sungai adalah pagi dan sore hari untuk menghindari teriknya panas matahari. Namun juga harus dipertimbangan waktu pasang surut sungai, karena jika sungai sedang pasang, kelotok akan kesulitan melalui jembatan-jembatan yang tingginya cukup rendah. [HM]